Kamis, 23 Februari 2017

Di kira Praktik Kuliah

PENAMPILANNYA beda.Saat keluar rumah tidak mengenakan pakaian seperti biasanya.Melainkan mengenakan seragam Satpol PP.Pantas saja jika tetangga bertanya-tanya.Di situlah kesan pertama yang dialami NIta Andriani saat hari pertama kerja.



Salah Satu Tugasnya,Jaga Alun-Alun


Ya,perempuan asal Desa Jambekumbu Kecamatan PasruJambe ini sejak 3 januari lalu secara resmi menjadi anggota Satuan Polisi Pamong Praja Lumajang.Di pundak perempuan kelahiran 1996 ini ada tanggung jawab negara.Yakni sebagai pelayan masyarakat.Ternyata,dibalik semua itu perempuan yang akrab di panggil Nita ini memang mendapat dukungan dari keluarganya.Tetapi dari tetangganya ada saja yang berkomentar macam-macam.Dia tak peduli.Yang penting,dia merasa bisa mendedikasikan buat negara saja dia merasa sangat bersyukur.Tetangga sempat kaget melihat dia pertama kali keluar rumah dengan mengenakan seragam satpol PP lengkap."Loh kok pakai seragam begituan.Dikiranya saya ini sedang praktik kampus,"katanya sembari menirukan komentar tetangga.Tetangga menurut dia banyak yang bingung.Sebab,mereka yang menguliahkan anaknya tidak sampai praktik seperti itu.Nita sampai ditanya-tanya detail."Ya langsung saja saya jelaskan kalau saya ini bukan praktik,tapi kerja jadi Satpol PP,"katanya.
Setelah dijelaskan itulah,semua tetangganya mengerti.Bahkan,saat ini semua sudah memaklumi pekerjaannya.Setelah tahu,akhirnya semua tetangga memaklumi bahwa Nita sudah resmi bergabung menjadi keluarga besar Satpol PP Lumajang.Yang bikin dia bertambah senang adalah karena dia juga bisa menjalani kuliahnya."Untungnya tidak kuliah di Surabaya atau di Malang.Meski daftar di sana diterima tapi keluarga minta kuliah di Lumajang saja.jadi enak,"katanya.
Dia juga mengaku mendaftar jadi Pol PP sejak lulus di MAN Lumajang.Dia sempat juga mau daftar polisi tapi gak berani.Masih banyak kendala yang membuat dia harus menetap di kampung halamannya.Baru setelah dua tahun ini dapat panngilan dari SKPD yang ditempati sekarang.
Awal-awal ini dia mengaku memang masih beradaptasi.
Namun,proses adaptasi itu menurut dia tidak begitu sulit.Banyak senior yang mendampinginya dengan telaten."Saya merasa nyaman banget karena guyub dengan keluarga besar yang baru ini,"terangnya.
Sempat juga berdebar-debar campur takut.Tapi sekarang sudah tidak lagi.Tugasnya juga bisa diselesaikan setelah mendapat pendampingan dari seniornya."Tugasnya sekarang ya mengikuti kegiatan jadwal operasi,menjaga alun-alun,turut regu senior menjaga penertiban.Juga mengamankan pimpinan daerah,"jelasnya.
Alumni SMPN 1 Senduro ini ternyata bukan perempuan sembarangan.Dia sudah mencatatkan namanya sebagai juara porseni Voli tingkat Provinsi tiga kali berturut-turut.Dua kali di Magetan,dan sekali di Tuban.
Bahkan,setiap ada even voli antar daerah,namanya selalu tercatat sebagai pevoli andalan."sekarang masih aktif sih,Cuma agak berkurang karena kesibukan kerja sambil kuliahnya,"ujar perempuan yang juga masih semester 4 STIE Widyagama Lumajang ini.(fid/ras)

Sumber:Jawa Pos Radar Semeru 11 Februari 2017

Ditulis Kembali:AF

Tidak ada komentar:

Posting Komentar