JIKA sudah jadi cita-cita, apapun akan ditempuh. Meski perempuan, kalu cita-ciytanya ingi8n masuk di bidang kemiliteran tetap dikejar juga. Tak peduli apa kata orang lain. Semala orang tua mendukung, jalan terus.
Begitulah yang dialami Retno Dwita sari. Perempuan kelahiran Denpasar, yang kini menetap di Desa?Kecamatan Senduro ini sejak kecil memang bercita-cita masuk di dunia militer, Memang petrempuan tapi sudah cita-cita gimana lagi," katanya.
Karena itu sejak lulus dari SMAN Senduro, dia memilih untuk mendaftar jurusan militer. Setiap ada pendaftaran dia antusias mendaftar. Bukan cuma di TNI AD saja dia mendaftar. Di Polwan juga dia kirimkan lamaran dan pendaftaran. "Lulus SMA saya daftar polisi sampai dua kali., daftar TNI AD juga,"ungkapnya. hanya saja, nasib harus berkata lain.
Latihannya Saat Jam Piket Kosong
Tapi, perempuan kelahiran 24 Maret 1994 ini tidak menyerah. Dia tetap menungu antrean pendaftar. Sambil lalu, waktu dia digunakan untuk bekerja di salh satu daelar ternama di Lumajang. Agar ada aktivitasdan supaya tidak stress dan tidak jenuh.Selain itu juga mencari-cari temapt yang pas untuk menyalurkan cita-citanya. Dan kebetulan, ada lowongan di Satpol PP, Setelah menunggu lama, akhirnya pada 3 Januari kemarin, dia dipanggil untuk menjadi bagian dari personel Satpol PP Lumajang, Seleksinya tidak begitu ketat. Cuma dia mengakui butuh kesabran yang kuat.
Dengan masuknya menjadi personel di Satpol PP Lumajang. Menurut dia cita-citanya sudah terkabul. Bisa disalurkan menjadi bagian dari dunia yang berbau 8kemiliteran. Maka, dia bertekad untuk bisa melayani masyarakat dengan cara menegakkan peraturan daerah. Dan melaksanakan tugas dan fungsi sesuai perintah.
Denagn pekerjaan barunya itu. dia setiap hari bisa bekerja. Hanya saja ada jam giliran. sabtu dan minggu juga sama. Masuknya bergantian.
Bagaimana orang terdekat dan sekelilingnya ketika sudah tau dirinya masuk sebagai anggota Satpol PP? orang tua sangayt mendukung. "Sangat mendukung kalau porang tua. Pa sudah dan sesuai dengan cita-cita saya. Mereka sangat senang sekarng karena saya juga senang" katanya.
Sementara tetangganya yang awalnbya tidak tah, akhirnya tahu juga. itu saat dia berangkat kerja dengan mengenakan seragam. nSemuanya terkejut ketika melihat dia pernampilan sebagai sosok petugas Satpol PP." Loh kok jadi Satpol PP? semapat tetangga kaget begitu. Tapi akhinya paham semua karena tetangga saya tahu kalau saya atlet olahraga yang sedikit tomboy,' ujarnya.
Nah, dari situ diketahui ternyta Retno sapaan akrabnya adalah atlet Taekwondo andalan Lumajang. Samapi saat ini, dia masih tercatat sebagi utusan dalm sejumlah even daerah maupun provinsi.
Terakhir ternyta dia pernah menyebet medali dalm Porprov di Madiun lalu sebagi runner up dikelas Under55 kg. Aktivitas olahraga itupun diakui masih tetap dilakukan. "Sekarang masih tetap latihan nya, tapi berbagai waktu dengan tugas kerja. Kadang hari minggu latihannya kalau tidak piket. Kadang juga latiahn sendiri di rumah," pungkasnya.(fid/ras)
Sumber : Jawa Pos Radar Semeru, 02 Februari 2016
Disalin Kembali Oleh.(Rs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar