PEREMPUAN yang biasa disapa Bulbul oleh teman-temannya ini, menaruh hati sebagai karyawan dinas. Keinginan itu dia rasakan lantaran terbiasa melihat orang tuanya yang menjadi salah satu karyawan dinas.
Pilih Karir Dulu, Baru Jodoh
"Ingin mengikuti Jekak karir ayah," katanya. Seiring berjalan waktu, keterbiasaan itu membuatnya terobsesi. Meski sampai saat ini belum terpenuhi, namun keinginan itu ssudah dia tancapkan dalam hati.Perempuan yang lahir di Lumajang pada 10 Juni 1996 ini, masih meyelesaikan pendidikan strata satunya di salah satu perguruan tinggi di Lumajang. Selain kuliah, ternyata dirinya juga bekerja di salah satu cafe di Lumajang.
Dia mengakui, kuliah sambil bekerja yang saat ini dilakoninya merupakan usaha untuk mencapai apa yang dia inginkan. Juga meringankan beban orang tua. "Paling tidak, dengan bekerja sendiri tidak membebankan orang tua soal uang saku," akunya.
Bulbul memang perempuan pekerja keras. Dengan kegiatannya kuliahnya yang sudah masuk semester terakhir, dia masih mencoba mencari rezeki. untuk menompang hidupnya.
Bulbul mengakui, sebenarnya sudah menikmati kehidupannya saat ini. Bahkan, penghasilannya bekerja di cafe sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. "Sebenarnya sudah nyaman di sini," ungkapnya.
Namun, yang namanya sudah cita-cita tetap harus dinomor satukan. Usaha keras untuk mencapainya tidak boleh kendor sedikitpun. Menyelesaikan kuliah dan meminta restu dari orang tua merupakan usaha yang dilakoninya.
Perempuan yang bertempat tinggal di Rojopolo ini, mengaku mendapat dukungan penuh dari orang tuanya. Sehingga, dukungan dari keluarga itu merupakan modal besar bagi perempuan yang hobi difoto ini.
Sehingga dukungan itu benar-benar dia manfaatkan dengan cara secepatnya menyelesaikan kulihnya.
"Kendala nggak ada malahan dukungan yang ada" ungkap perempuan yang juga suka dengan dance ini.
Perempuan yang berusia 21 tahun ini, juga tidak terburu soal jodoh. Karir masa depannya yang dia dahulukan. "Karir dulu lah, paling tidak bisa membahagiakan orang btua terlebih dahulu," terangnya.
Menurutnya kebahagiaan orang tuanya itu sangatlah penting. Karena hal itu, dia berkeinginan keras untuk mencapai cita-cita yang dia inginkan. Dengan begitu dia meyakini, jika kesuksesan akan diraihnya nanti.
Dia menuturkan, meraih cita-cita itu merupakan salah satu wujud dar8i membahagiakan orang tua. "Paling tidak orang tua saya, memiliki rasa bangga terhadap anaknya ini," katanya lalu tersenyum.
Meski belum jelas akan dimana dia bekerja nantinya, paling tidak saat ini ancang-ancang untuk menjadi salah satu karyawan dinas sudah dia siapkan. "Dia ditempatkan di mana saja siap, karena sebagai warga negara yang baik sepenuhnya mengabdi terhadap negara," tutupnya. (mar/ras)
Sumber: Jawa Pos Radar Semeru, 06 Februari 2017
Disalin Kembali Oleh:(Yn)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar