Sabtu, 18 Februari 2017

Ingin jadi Pramugari


MENJADI seorang pramugari tentu banyak diimpikan. Salah satunya Palupi Cahyaningru. Perempuan yang satu ini sangat menginginkan menjadi seorang pramugari.

Supaya Bisa Keliling Dunia

Bahkan keinginan itu dia kukuhkan dengan berniat meneruskan pendidikannya di salah satu lembaga yang berkonsentrasi mencetak pramugari."Nanti saya akan meneruskan sekolah di Jember,"katanya.
Tidak hanya itu saja, ternyata dirinya sudah mencita-citakan hal itu sejak dirinya masih kecil. Cita-cita itu dia rasakan saat pertamakali naik pesawat. Ternyata hal itu memberikan kesan tersendiri bagi dirinya.

Perempuan yang lahir di Lumajang pada 8 maret 2000 ini menuturkan, bahwa di balik cita-citanya menjadi seorang pramugari ada maksud terselubung. Sampil menyelam minum air, bekerja sambil keliling dunia.

Nah, keinginan untuk berkeliling dunia itu yang membuat perempuan bertubuh jangkung ini terus semangat dalam mencapai cita-citanya."Sambil bekerja bisa juga jalan-jalan ke berbagaii negara,"akunya.

Menurutnya, pramugari itu adalah salah satu pekerjaan yang sangat mengagumkan. Memiliki pribadi yang santun, Pramugari sangat identik dengan sosok yang cantik dan murah senyum.
Alasan-alasan itu yang menjadikan Upi panggilan akrabnya, benar-benar mengingankan untuk bisa menjadi salah satu pramugari dari salah satu maskapai penerbangan di Indonesia.
Hanya saja, Upi mengaku memiliki kendala dalam mencapai cita-cita itu. Meski memiliki postur tubuh yang ideal sebagai seorang pramugari, kegemarannya terhadap kuliner tidak bisa diajaknya kompromi.

Sehingga, Upi harus ekstra keras menahan keinginan memakan makanan yang membuat tubuhnya melar."Meski sebenarnya saat ini saya tidak bisa mengontrol, lemak dimana-mana,"katanya lalu tersenyum.

Dengan begitu, dia mengakui jika kondisi berat badannya saat ini 3 kilogram di atas rata-rata ideal. Ukuran itu dia hitung dari tinggi badanyya." Seharusnya setengah dari tinggi badan, ini sudah lebih tiga kilo,"akunya.

Dia mengatakan banyak yang seperti dirinya ingin menjadi pramugari. Tetapi keinginan mereka hanya sebatas keinginan saja. Tanpa adanya usaha besar untuk mencapainya.

Dari situ upi ingin membuktikan bahwa cita-cita itu harus disertai dengan niat serta doa yang besar."Mencapai cita-cita itu untuk kepuasan diri sendiri dan kepuasan orang tua, masak gak mau banggain diri sendiri dan orang tua,"ungkapnya.

Sehingga, belajar dengan sungguh-sungguh untuk mendukung cita-citanya itu terus dilakukan Terutama dibidang sastra bahasa asing misalnya bahasa inggris. Hal itu dilakukannya lataran, bekal pertama menjadi seorang pramugari adalah memahami bahasa asing.

Dengan begitu, Upi harus bekerja ekstra untuk mencapai cita-citanya, dengan menjaga kesetabilan makan dan kesehatan."Memang dalam menggapai sesuatu itu harus ada usahanya tidak ada yang langsung instan,"tutupnya.(mar/ras)

Sumber: Jawa Pos Radar Semeru, 3 Februari 2017
disalin kembali oleh:(JSR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar